Kabar Duka: Mantan Wakajati Babel Yuliana Sagala Meninggal Dunia di Usia 50 Tahun

Nasional18 Dilihat
JAKARTA, Waktubabel.com –Kabar duka menyelimuti Korps Adhyaksa. Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kepulauan Bangka Belitung, Yuliana Sagala, S.H., M.H., dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 26 Oktober 2026 di Jakarta. Salah satu jaksa perempuan terbaik tanah air ini mengembuskan napas terakhirnya di usia 50 tahun.
Informasi mengenai berpulangnya Yuliana Sagala telah dikonfirmasi secara resmi oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Bangka Belitung, Romza Septiawan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhumah tutup usia setelah berjuang melawan penyakit kanker pankreas. Beliau diketahui telah menjalani perawatan medis secara intensif di sebuah rumah sakit di Jakarta selama kurang lebih 5 hingga 6 bulan terakhir, yang membuatnya terpaksa tidak aktif bertugas di kantor selama beberapa bulan ke belakang. Saat ini, posisi Wakajati Babel sendiri telah diisi oleh Halila Rama Purnama.
Rekam Jejak yang Moncer dan Penuh Prestasi
Yuliana Sagala dikenal luas di lingkungan Kejaksaan Agung sebagai figur jaksa perempuan dengan karier yang melesat pesat serta berprestasi gemilang di setiap daerah tempatnya bertugas. Alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti ini selalu meninggalkan catatan emas kepemimpinan.
Saat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara pada tahun 2019, ia berhasil membawa instansinya memulihkan keuangan negara dari kasus korupsi senilai Rp5,9 miliar hanya dalam waktu 9 bulan. Keberhasilan ini membuatnya ditarik ke pusat sebagai Kabag TU pada Sekretariat JAM INTEL Kejagung RI.
Kariernya semakin bersinar ketika dipromosikan menjadi Kajari Denpasar, Bali, pada awal tahun 2021. Di Pulau Dewata, ia sukses membongkar sejumlah kasus korupsi besar bermodus penyelewengan dana LPD. Tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, Yuliana juga dikenal humanis dan peduli pada isu sosial melalui program jaksa masuk sekolah untuk mengedukasi pencegahan perundungan (bullying).
Sebelum ditunjuk menjadi pimpinan tinggi kejaksaan wilayah di Bangka Belitung, ia sempat mengemban amanah strategis sebagai Asisten Pembinaan (Asbin) Kejati DKI Jakarta, Koordinator pada JAM INTEL Kejagung, hingga Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Banten.
Hingga akhir hayatnya, almarhumah dikenang oleh rekan sejawat dan masyarakat sebagai sosok jaksa yang berintegritas, cerdas, inspiratif, sekaligus ramah. Selamat jalan, Ibu Yuliana Sagala. Dedikasi dan jasamu untuk penegakan hukum di Indonesia akan selalu dikenang.**Red/JM/WB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *