PANGKALPINANG, —WAKTUBABEL.COM– Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi membuka pelaksanaan pelatihan berdasarkan unit kompetensi, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Betason (OR) Kota Pangkalpinang dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang.
Program pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin menuntut tenaga kerja memiliki keterampilan dan kompetensi yang terukur.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, mengatakan pelaksanaan pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi masyarakat melalui program ketenagakerjaan.
“Ini adalah salah satu komitmen pemerintah. Kami menyelenggarakan program ini semaksimal mungkin melalui kegiatan Dinas Tenaga Kerja,” ujar Prof. Saparudin.
Menurutnya, pelatihan tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta, tetapi juga diarahkan agar mereka benar-benar memiliki kompetensi sesuai bidang atau jurusan yang diikuti.
Prof. Udin menjelaskan, pelaksanaan pelatihan berlangsung selama 14 hari. Setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan, peserta akan mendapatkan sertifikasi kompetensi.
“Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 14 hari dan setelah itu mendapatkan sertifikasi. Jadi, peserta diharapkan benar-benar kompeten sesuai dengan jurusannya masing-masing,” jelasnya.
Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 8 Oktober 2026 hingga 26 Oktober 2026.
Dengan adanya sertifikasi kompetensi, peserta diharapkan memiliki bukti kemampuan yang dapat menjadi salah satu modal ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan keterampilan secara mandiri.
Program berbasis unit kompetensi juga dinilai penting karena kebutuhan dunia kerja saat ini tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tetapi juga kemampuan praktis dan kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja.
Karena itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Disnaker terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja agar masyarakat memiliki daya saing yang lebih baik dan mampu memanfaatkan peluang kerja yang tersedia.
Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Peserta yang memiliki keterampilan sesuai standar kompetensi diharapkan lebih siap menghadapi persaingan di pasar kerja.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, program pelatihan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi yang tersedia di masyarakat.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan secara serius hingga selesai dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan masing-masing.
Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, peserta yang memenuhi persyaratan akan memperoleh sertifikasi sesuai kompetensi yang diikuti.
Pemkot Pangkalpinang menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia akan terus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah, terutama dalam menciptakan tenaga kerja yang terampil, kompeten dan memiliki daya saing.**
JM/ WB



